Kisah Stanley Ho

Kisah Stanley Ho

Siapa yang tidak mengenal sang Raja judi Macau, Stanley Ho. Ia di kabarkan meninggal dunia pada usia 98 tahun, pada tanggal 26 Mei tahun 2020 lalu. Bagaimana kisah Stanley Ho pada semasa hidupnya? Mari kita simak kisahnya berikut ini. Stanley merupakan salah satu orang terkaya di Asia yang membangun kerajaan bisnis judi sbobet casino di Macau dari nol.

Kisah Stanley Ho

Stanley merupakan taipan kelahiran Hong Kong yang memiliki jaringan kasino terbesar di dunia lewat kerajaan bisnis bernama SJM Holding Ltd. Perusahaan tersebut menjadi bisnis judi paling menguntungkan di dunia yang bernilai US $ 60 miliar. Bahkan pada tahun 2019, Stanley masuk ranking ke-17 dari 20 daftar orang terkaya di Asia. Dia berhasil menjadikan Macau sebagai pusat judi dunia, mengalahkan Las Vegas di Amerika Serikat. SJM kini menjadi perusahaan judi tertua di Macau dan begitu mendominasi setelah menang lisensi monopoli pemerintah tahun 1960an.

Ia terlahir dengan bergelimang kekayaan, Stanley lahir di Hong Kong pada tanggal 25 November 1921. Stanley adalah pewaris salah satu dari empat keluarga yang mengendalikan banyak kekayaan lama dan bisnis era kolonial di Hong Kong. Namun, keluarganya jatuh miskin usai sang ayah bangkrut. Pengalamannya semasa kecil membuatnya berambisi untuk mendapatkan kembali kekayaan dan kejayaan bagi keluarganya.

Meski sadar kurang berprestasi di bidang akademik, Ho sadar betul pendidikan adalah kesempatan terbaiknya. Berkat itulah ia bertekad mengejar beasiswa ke Universitas Hong Kong. Meskipun ada Perang Dunia II, keberuntungannya tetap bertahan. Dia meninggalkan sekolah dan bekerja selama tujuh hari untuk Departemen Layanan Serangan Udara sebelum Jepang menguasai Hong Kong.

Karier dan kekayaan Stanley tertambat Macau, tempat ia melarikan diri selama Perang Dunia Kedua dengan berbekal hanya HK $ 10 di sakunya. Sebagai wilayah Portugis, Makau netral dalam Perang Pasifik. Makanya, koloni kecil itu menjadi surga bagi mata-mata, pengusaha, dan pengungsi Eropa dan Cina. Stanley memulai bisnisnya di Macau Cooperative Company, yang saat itu merupakan perusahaan terbesar di wilayah itu.

Kondisi ini yang kemudian membuat Stanley mencari cara untuk menafkahi diri dan keluarga dengan menekuni bisnis ekspor impor. Perusahaan ini  menyelundupkan barang-barang mewah, mesin, beras dan barang-barang penting lainnya ke masa perang Macau. Setelah itu, bisnisnya semakin menggurita hingga akhirnya mendirikan SJM Holding Ltd.